Monday, February 13, 2012

Alex Beding Tokoh Pers NTT

Intan Imamatnya jadi Mahkota Bagi Lembata

Pengantar Redaksi
Tahun 2011 yang baru lewat umat Katolik Lembata merayakan yubileum 125 tahun masuknya agama Katolik di pulau itu. Tahun yang sama tepatnya  tanggal 23 Oktober 2011, Lembata juga merayakan 60 tahun imamat Pater Alex Beding, SVD, imam sulung dari pulau tersebut. Mengenang pesta intan imamat Pater Alex, Penerbit Ledalero menerbitkan buku “Bersyukur dan Berharap” dengan editor Steph Tupeng Witin, SVD.  Dalam buku setebal 183 halaman tersebut, karya dan pengabdian Pater Alex Beding, SVD yang merayakan HUT ke-88 tanggal 23 Januari 2012 digelar elegan dan utuh.

Menyambut Hari Pers Nasional tanggal 9 Februari 2012, kami memandang perlu menukilkan sebagian isi buku tersebut untuk pembaca FloresStar. Alex Beding tidak sekadar imam Katolik yang setia melayani umatnya. Dia adalah tokoh perintis yang membudayakan tradisi membaca bagi masyarakat Flores-Lembata dan NTT umumnya lewat buku dan media massa. Dia merupakan tokoh peradaban daerah ini yang patut dikenang dan diteladani. 


LAMALERA 23 Oktober 2011. Deretan tena laja (bangsal-bangsal perahu)  di pinggir pantai Desa Lamalera mematung dalam hening. Anak-anak tanpa baju berkejaran di atas hamparan pasir. Tulang-tulang ikan paus tegak di beberapa sudut. Bau amis ikan menjadi ucapan selamat datang kepada siapa pun yang memasuki haribaan Desa Lamalera.

Steph Tupeng Witin, SVD melukiskan dengan indah ketika ia memulai tulisannya pada bagian pertama buku Bersyukur dan Berharap, Kenangan 60 Tahun Imamat P Alex Beding, SVD (Penerbit Ledalero, 2011 hal 13).  Memandang Lamalera berarti menyaksikan keajaiban hidup yang telah sekian abad bergulir di atas batu-batu karang yang menutupi sebagian besar badan Lamalera. Alam terkesan kikir dan miskin tetapi di sinilah kehidupan itu berdenyut dengan indah.

Hari itu, 23 Oktober 2012,

Jaksa Lidik Proyek Blokgrand Rp 1,2 M di Matim

RUTENG, Timex-Pihak Kejaksaan Negeri Ruteng saat ini masih melakukan penyelidikan dugaan korupsi pembangunan sekolah luar biasa (SLB) di Borong, Kabupaten Manggarai Timur yang menelan dana Rp 1,2 miliar dengan sumber dana Blokgrand APBN 2010 lalu. Diduga kuat pengelola proyek tidak mengerjakan sesuai spesifikasi teknis.

"Betul, kami sementara lidik kasus dugaan korupsi pembangunan gedung SDLB di Borong, Manggarai Timur. Diduga kuat ada penyimpangan, namun
saat ini masih tahap penyelidikan," kata Kajari Gembong, Rabu (8/2) di ruagan kerjanya. 

Dia menjelaskan,

Thursday, April 28, 2011

DPRD Diam-diam Rancang Perda Tambang

LABUAN BAJO, Timex-Kendati mendapat penolakan keras sebagian besar rakyat Manggarai Barat, namun ibarat anjing mengonggong kafilah berlalu, lembaga Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat diam-diam merancang sebuah produk hukum baru Peraturan Daerah (Perda),

tentang usaha pertambangan di Kabupaten Manggarai Barat. Sikap dewan ini berbenturan dengan sikap pemerintah daerah di bawah pimpinan Bupati Agustinus Ch Dula dan Wakil Bupati, Gasa Maksimus.


Melalui hak inisiatif yang dimiliki, lembaga wakil rakyat itu sudah

Wednesday, April 27, 2011

Kasus Selingkuh, Yeni Kabut Diperiksa

LABUAN BAJO, POS KUPANG.Com -- Setelah memeriksa lebih dari empat saksi, penyidik Polres Manggarai Barat (Mabar), Jumat (25/2/2011), kembali memeriksa Yeni Kabut. Yeni diperiksa terkait kasus dugaan selingkuh dengan anggota DPRD NTT, Charles Lalung.
Dengan diperiksanya Yeni Kabut dan  pembantunya, Merlin, berarti penyidik Polres Mabar telah memeriksa enam saksi dalam kasus tersebut. Sementara untuk pemeriksaan Charles Lalung, penyidik masih memeriksa saksi lainnya. Setelah itu penyidik mengirimkan surat izin pemeriksaan kepada Gubernur NTT  melalui Polda NTT.
Disaksikan Pos Kupang, Yeni diperiksa sekitar pukul

Lima Pejabat Duduk di Kursi Pesakitan

RUTENG, Timex - Lima orang pejabat dan mantan pejabat Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) diperiksa sebagai saksi dalam sidang lanjutan pencemaran nama baik Bupati Mabar, W Fidelis Pranda, Selasa (21/4) di PN Ruteng.
Seperti disaksikan Timor Express kemarin, sidang dipimpin ketua majelis, Slamet Riadi beserta dua anggota, Desbertua Naibaho dan Agus Maksum. Sementara, terdakwa ketua DPRD Mabar, Mateus Hamsi didampingi kuasa hukumnya, Anton Ali. Sidang kali ini berlangsung cukup tegang, sebab menghadirkan lima orang pejabat dari Kabupaten Mabar. Hadir memadati ruang sidang puluhan anggota keluarga dari bupati dan ketua DPRD.

Kelima pejabat yang sudah diambil keterangan oleh majelis hakim adalah,

Tuesday, March 1, 2011

MA Perintahkan Bupati Manggarai Cabut SK >>>> Perkara PT SJA Vs Pemkab Manggarai

RUTENG, Timex-Sidang perkara perdata antara Bupati Manggarai (Pemkab) selaku pemohon melawan PT. sumber Jaya Asia (SJA) sebagai termohon berakhir sudah setelah Mahkama Agung (MA) mengeluarkan putusan resmi.


MA memerintahkan kepada tergugat yakni Bupati Manggarai untuk segera
mencabut SK No HK 72/2009 dan SK tersebut dinyatakan batal demi hukum.

Informasi ini disampaikan wakil Bupati Manggarai, Deno Kamelus menjawab
koran ini, Sabtu (26/2) lalu di Ruteng. Dikatakan Deno,

LAGU INDO-BARAT

1. Bad Man