Showing posts with label manggarai barat. Show all posts
Showing posts with label manggarai barat. Show all posts

Wednesday, February 15, 2012

1.750 Tenaga Kontrak di Mabar Permanen

POS KUPANG.COM, LABUAN BAJO --- Jumlah tenaga kontrak di  Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) saat ini mencapai 1.750 orang dan bersifat 'permanen'. Meski setiap tahun ada yang lulus Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah (CPNSD), namun ada yang mengganti sehingga jumlahnya tetap.
Demikian disampaikan Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Mabar, Ansel Nabit, saat ditemui Pos Kupang di lobi Kantor Bupati Mabar, Selasa (14/2/2012).

Dijelaskan Nabit, prosedur pengisian tempat yang ditinggalkan seorang tenaga kontrak di daerah itu tidak diketahuinya. Namun yang diketahuinya, jumlah tenaga kontrak di Mabar saat ini tetap, 1.750 orang, walau pada tahun-tahun sebelumnya, termasuk tahun 2011 lalu, ada sejumlah tenaga kontrak yang lulus

Monday, February 13, 2012

PLTU Ulumbu Sudah Pasok Daya Listrik ke Ruteng

POS KUPANG.COM, RUTENG --- Sempat molor sebulan lebih, manajemen proyek pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) Ulumbu  mulai memasok daya listrik ke pembangkit PT PLN Ranting Ruteng  di Kelurahan Waso, Kota Ruteng, Jumat (10/2/2012). 

Suplai daya dari turbin unit  dua  yang memiliki kapasitas 2 X 2,5  Megawatt (MW), sedangkan unit pertama  2 x 2,5 Mw dalam  uji performance (performance test) yang diharapkan selesai akhir   bulan Frebruari 2012.

Manajer PT PLN Ruteng, Moses Niron, dan Manajer Proyek PLTU Ulumbu, Ari, menjelaskannya kepada Pos Kupang, dihubungi terpisah Sabtu siang (11/2/2012). 

Dimulainya  pasokan listrik dari  PLTU Ulumbu  diharapkan secara bertahap menekan krisis daya listrik di Manggarai dan wilayah sekitarnya, sebab  kapasitas mesin  pembangkit  milik PT PLN tidak mampu lagi memenuhi kebutuhan listrik  yang terus bertambah.

Moses menjelaskan  pengoperasian  turbin  2 x 2,5 Mw (bruto), sedangkan daya  netto  yang dipasok 2,2 Mw karena 300 Kw  untuk pemakaian sendiri. Karena itu beberapa unit mesin pembangkit tidak dioperasikan dan beberapa unit lain  tetap dioperasikan untuk memenuhi kebutuhan daya listrik di  PT PLN Ruteng dengan beban pemakaian  5.670 Kw (beban puncak malam).


"Kekurangan daya untuk sementara masih ditambah dengan mesin pembangkit 700 Kw dan 500 Kw. Kalau  turbin pertama  kapasitas 2 x 2,5 KW juga sudah dioperasikan maka semua mesin pembangkit off (tidak operasi)," kata Moses.

Dikatakannya, pembangkit  Waso  melayani Kota Ruteng sampai ke wilayah Kecamatan Cibal, 22 Km sebelah utara Kota Ruteng, Satar Mese di  selatan Kota Ruteng, terus ke   Mano Kecamatan Poco Ranaka dan Sita Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur.

Bilaman turbin kedua  juga  telah operasional maka suplai listrik  akan sampai ke Borong yang memiliki beban puncak malam hari  800 Kw,  Waelengga, Manggarai Timur dan  Kecamatan Aimere, Kabupaten Ngada. Ini juga akan menekan  anggaran pembelian solar yang dijual dengan harga bahan bakar industri Rp 9.000/liter berkurang.

Wednesday, December 8, 2010

Jaksa Sidik RSUD Komodo

 Laporan Salomo Haba

LABUAN BAJO, Pos Kupang.Com -- Jaksa penyidik Kejari Labuan Bajo tengah menyidik kasus pembangunan rumah sakit umum daerah (RSUD) Komodo, yang dibangun di wilayah Desa Golo Bilas, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar).

Pembangunan rumah sakit ini diduga  bermasalah. Dari penyidikan sementara, jaksa telah memeriksa sembilan saksi yang terlibat dalam proyek yang menggunakan dana APBD setempat.

Pembangunan RSUD Komodo tahap I ini kuat dugaan ada indikasi tindak pidana

Polisi Bidik PD Komodo Jaya

 Laporan Kanis Lina Bana

RUTENG, Pos Kupang.Com -- Aparat penyidik Polres Manggarai mengendus dugaan korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) di Perusahaan Daerah (PD) Komodo Jaya. Polisi ingin mengungkap operasional dana penyertaan dari APBD Manggarai yang telah dikucurkan pemerintah. Selain itu, penyidik menyelidiki proyek Pamsimas di 15 desa di kabupaten ini.
Kapolres Manggarai, AKBP Hambali, melalui Kasat Reskrim

Friday, November 26, 2010

Bupati Buka-bukaan Soal SK Siluman


LABUAN BAJO, Timex-Bupati Manggarai Barat (Mabar) Agustinus Ch. Dula mulai buka-bukaan soal SK siluman tenaga kontrak Mabar. Di depan ratusan tenaga kontrak, Senin (22/11) Bupati Dula menyatakan bahwa banyak pegawai kontrak daerah itu selama ini memiliki SK siluman.

Diduga tenaga kontrak tidak ada tetapi gajinya tetap dibayar oleh baik melalu APBD maupun APBN.

Bupati Dula menegaskan, pihaknya mendapat laporan terdapat empat oknum pegawai kontrak di Kecamatan Sano Nggoang memiliki SK sejak tahun 2005, namun tidak pernah bekerja di SKPD sebagaimana termuat dalam SK. Selain itu, kata Dula, ada juga pegawai kontrak memiliki SK kontrak daerah 2005 namun yang bersangkutan saat itu masih sekolah.

LAGU INDO-BARAT

1. Bad Man